membedah Ruqyah

Membedah rukyah .

Rukyah pada dasarnya adalah membaca ayat atau asma Allah untuk mengobati jin dan sihir serta racun dan lainnya.

Dalam perkembangannya rukyah tidak dapat berdiri sendiri. Rukyah harus dibantu dengan ilmu ilmu yang lain.

Ilmu tapping (energy)
Ilmu psikology (set up)
Ilmu pijat refleksi.
Ilmu titik meridian (energy).
Ilmu olah batin. Niat, visualisasi, keyakinan, keikhlasan.
Hidro therapy.
Tekhnik pendukung lainnya

Jadi rukyah zaman sekarang tidak akan bisa menyembuhkan penyakit sihir dan jin serta penyakit lainnya hanya dengan membaca ayat atau asma saja serta doa atau qasam saja. Karena semua yang pernah dilakukan oleh nabi dan sahabat dulu untuk menyembuhkan berbagai penyakit dengan ketinggian tauhid nabi dan sahabat, maka sekarang sebagai penganti tauhid tingkat tinggi itu, digunakanlah berbagai tekhnik lainnya yang berhubungan dengan energy, aliran darah, kejiwaaan penderita. Dengan lancar energy tubuh, lancar aliran darah, dan kuatnya kekuatan jiwa pasien, serta melemahnya pengaruh jin dan sihir barulah pasien bisa disembukan. Dengan jangka waktu tertentu dimana antara satu pasien dengan pasien lain berbeda.

Ini adalah sebuah metodology baru pengabungan TEKHNIK TIMUR(cina) berupa tapping, pijat refleksi, dan TEKHNIK BARAT (set up) kata kata untuk mendelete perlawan psikologis (PSIKOLOGY RESERVAL) dan tekhnik rasulullah ayat ayat dan asma serta doa yang ada direkomendasikan rasullullah SAW dan perbuatan sahabat nabi (tibbun nabawi, rukyah, bekam), dan salah satu bagian ilmu hikmah berupa contoh bacaan bacaan ayat ayat yang serasi dan selaras huruf hurufnya seperti ayat salamun, ayat hijab dll. Serta ilmu kedoktoran dalam melakukan dianosa pada bagian tubuh untuk menentukan jenis penyakit sipasien.

Jadi bukan rukyah versi asli nabi dan sahabat.

SEDANGKAN TEKHNIK dalam ilmu hikmah versi zaman dulu lebih menekankah kepada ghalib dan maghlub. yakni jin dan sihir itu dengan apa dia bisa didominasi. misalnya ada asumsi cacing dia akan bereaksi dengan garam, misalnya ada asumsi ada ular jenis tertentu bisa didominasi dengan kayu pohon rumbia, dll. makanya jin dan sihir digunakanlah ayat dan asma yang bisa mendominasi jin tersebut. hasil uji coba itu dibukukan, misalnya tekhnik membakar jin dalam kitab ianatut thalibin, walau tidak semua kasus bisa tuntas dengan cara seperti itu, kadang jin itu bisa juga terbakar dengan wifiq dan tamimah islami seperti yang pernah saya kupas maksud tamimah islami, tetapi tidak efektif untuk semua kasus dan bisa sebagian kasus.

bahkan pada level yang lebih tinggi digunakan khodam yang mampu mengalahkan jin tersebut, walau tidak semua kasus bisa diselesaikan dengan khodam tersebut.

kita bisa mendapat benang merah kedua tekhnik modern dan tekhnik lama yang ada dalam ilmu hikmah (yang dibolehkan dalam batasan fiqih syafi’i, dan bukan ilmu hikmah yang lebih umum dari itu) BAHWA MENGHADAPI JIN DAN SIHIR TETAP TIDAK BISA DIGUNAKAN SATU TEHNIK KARENA JENIS SIHIR DAN JIN ITU ADA KEUNIKAN TERSENDIRI.

ilmu hikmah islami yang dibolehkan dalam fiqih syafi’i, juga bukanlah RUKYAH ORIGINAL NABI DAN SAHABAT tapi adalah pengembangan dari hukum alam dengan ada legimtasi hukum dari para mujtahid selama dalam unsur maslahah, maka dibenarkan.

yang menjadi masalah rukyah modern yang tidak original dari nabi menuduh rukyah zaman dahulu yang dibawa oleh para ulama sekelas al-ghazaly dengan wifiq musalat (misalnya yang disetujui oleh ulama terbesar kairo dizamannya, ibnu hajar haitami) sebagai bid’ah dan penyebab penyakit sihir dan jin tersebut.
imam nawawi pernah membedakan tiga konsep berfikir yang digunakan juga oleh ibnu hajar haitami.
saya ambil contoh sihir yang dikupas tekhnik berfikir itu dalam kitab fatawi hadisiah ibnu hajar.

1. asli, seperti sihir ahli sihir firaun, yang menipu pandangan mata penonton karena kenyataannya benda tongkat tali tetap sebenarnya.

2. semakna asli seperi sulap, karena itu juga menipu mata manusia karena kenyataan bukan seperti yang terlihat.

3. rupa asli, pada pandangan kita melihat sama tapi pada hakikatnya berbeda, seperti wifiq dan talsim. wifiq dibenarkan oleh ibnu hajar dan ghazali. tetapi talsim dilarang dalam ihya jilid satu. talsim adalah teknik penurunan khodam langit yang kuat kebumi, kitab tertingginya bernama SIR MAKTUM. tak saya sebutkan nama pengarangnya takut diketahui. nah ilmu ini dicela oleh alghazaly, padahal wifiq yang digunakan alghazaly juga mengunakan khodam langit seperti tata cara baca 93 kali untuk mahabbah. inilah yang dikatakan serupa tapi tak sama. wifiq dan talsim itu beda sekali, walau ada hubungannya dengan dunia lain. dan penurunan khodam langit dalam sir maktum tidak sama dengan penurunan khodam langit yang ada dalam kitab mamba imam ali buni dengan jaljalut, walau imam buni dalam pandangan sebagian ulama syafii juga mendapat celaaan terhadap isi kitab mamba dan syamsul maarif, tapi jelas pada poin poin tertentu, bukan semuanya, saya akan buka nanti

kenapa harus heran

dalam kitab khazinatul asrar, pada perang menentukan nabi membaca ya hayyu ya qayyum secara terus menerus. dan turunlah pasukan malaikat membantu nabi dan sahabat. asif barkhiya memindahkan istana ratu balqis dalam sekejap mata, ulama besar kairo SYEKH AHMAD SAWI dalam tasir sawi. ASIF BARSKHIYA MENGUNAKAN ASMA YA HAYYU YA QAYYUM, PADA SATU RIWAYAT YA ZAL ZALI WALIKRAM. ingat kisah perampok yang mau membunuh saudagar, lalu ia minta izin shalat dua rakaat, lalu membaca beberapa asma tiga kali, tiba tiba muncul seseorang dan mengalahkan perampok itu. bacaan kedua dia udah ada dilangit dunia, bacaan ketiga ada dihadapan perampok. ADA YA YANG DARI LANGIT TURUN KEBUMI SECEPAT ITU. apakah kalau kita baca asma yang sama akan seefektif nabi, asif barkhiya dan saudagar itu untuk menurunkan khodam langit, saya rasa tidak semudah itu, dan pasukan malaikatpun tak kasad mata, kalaupun mereka turun kita tidak bisa lihat seperti kita tidak bisa melihat malaikat raqib dan atid. bagaimana kita tahu ada khodam???? ya ikut percaya sama ulama yang teruji kebenaran perkataannya oleh ulama kredibel dong, dan itulah yang membuat karangan ulama seperti karangan imam sanusi tetap terbukti walau kita tak bisa mengetahui wujud khodam itu. tapi hasilnya pada waktu tertentu harus kita pandang dari dua segi HAKIKAT DARI ALLAH, SEBAB DARI MEMBACA AYAT DAN ASMA, YANG MENJADI SEBAB ENERGY ATAU MENJADI SEBAB DATANGNYA BANTUAN KHODAM YANG SESUAI DENGAN BACAAN KITA. APAKAH ANDA BINGUNG DENGAN SEMUA INI, saya tidak bingung karena memang begitulah faktanya.

apakah wahabi yang merukyah tidak datang khodam ketika merukyah????apakah firasat yang diklaim oleh mereka itu bukan bisikan khodam?????saya kok jadi ragu ya kalau wahabi tidak dibantu khodam juga, soalnya mereka juga membaca akhir alhasyar dan al al-anam, dimana kalau ayat ayat itu dibaca malaikat itu akan turun juga mendoakan manusia, siapapun dia.

terus ada tekhni VISUALISASI, itu adalah pintu masuk dunia ghaib??????buktinya mereka yakin:

KALAU TANPA VISUALISASI SUKAR EFEKTIF RUKYAH MEREKA.

TANGAN BISA JADI PEDANG DIALAM JIN SETELAH ADA NIAT DAN VISUALISASI

SAYA DAPAT DARI SEORANG PARKTISI TENAGA DALAM ACEH, BAHWA SEBELUM MEREKA MELAKUKAN ATRAKSI NAIK DIATAS BOLA LAMPU DENGAN SELURUH TUBUH. MEREKA MENIATKAN BOLA LAMPU ITU MENJADI SEKERAS BESI DAN MENVISUALIASI BERUBAH JADI BESI. SAMA PERSIS SAMA TEKHNIK RUKYAH WAHABI YANG PAKE VISUALISASI APAKAH UNTUK MEMOTONG, MENGIKAT DAN LAINNYA.

TEKHNIK VISUALISASI INI SANGAT JAMAK DILAKUKAN OLEH PAKAR

HIPNOTIS, HIPNOTERAPI,HIPNOSIS

SANGAT JAMAK DILAKUKAN OLEH PELAKU

MEDITASI DALAM AGAMA BUDHA

PELAKU TENAGA DALAM YANG ASALNYA JUGA DARI CINA

TERNYATA WAHABI JUGA MENGADOBSI TEKHNIK SIHIR NIAT DAN VISUALISASI INI UNTUK EFEKTIF RUKYAHNYA. MUNGKIN ITULAH MAKSUD KETUA MPU DULU YANG MENUDUH USTAZ FAZLAN MENYHIR DENGAN RUKYAH, KARENA YANG DIRUKAYH MENJERIT JERIT SEDANGKAN USTAZ SYAMAUN JUGA MERUKYAH TIDAK ADA MENJERIT BEGITU.

AGAR ADA JERITAN HARUS ADA NIAT DAN VISUALISASIKAH??DALAM DUNIA TENAGA DALAM DAN HIPNOTERAPI JUGA MENGUNAKAN TEKHNIK INI AGAR EFEKTIF.

BISAKAH RUKYAH EFEKTIF TANPA NIAT DAN VISUALISASI???

DAN DALAM EFT DENGAN VISUALISASI KITA BISA MENGOBATI ORANG DARI JARAK JAUH. TIDAK MASUK AKAL DAN GAIB PASTINYA. JADI BOLEH KITA KATAKN RUKUN RUKYAH WAHABI YA VISUALISASI, TANPA VISUALISASI AKAN LEMAHLAH RUKYAHNYA.

JANGAN JANGAN WAHABI JUGA BERKHODAM, WALAU MEREKA TIDAK MENGAKUI MEREKA BERKHODAM, DAN MEREKA MEMANG TIDAK BERNIAT BERKHODAM.

karena khodam model ini memang tidak ada interaksi langsung berdialog dengan manusia seperti tiada dialog malaikat sewaktu membantu sahabat nabi. dialog khodam dengan asif barkhiya. bahkan membaca qasam dalam ilmu hikmah itu tidak ada dialog juga, jadi dimana bedanya??

menurut penelitian saya selama ini, siapapun yang membaca ayat dan asma secara mudawamah walau tidak berniat memanggil khodam, khodam itu tetap akan datang, dan energy tubuh akan bangkit, itulah sebabnya disuruh istiqamah dan mudawamah. karena ada khodam dan energy akibat membaca ayat dan asma serta visualisasi itulah salah satu sebab rukyah itu efektif,

apalagi ada tekhnik model bentak ala tentara seperti tekhnik rukyah yang kita lihat diyou tube, kayaknya itu jin pada ketakutan samaperukyah, entah apa yang ada dimata jin saat itu hingga ia takut???bukan takut sama ayat, takut sama kata kata perukyah dalam bahasa indonesia, dll. JANGAN JANGAN ORANG YANG DIRUKYAH KETAKUTAN AKAN BENTAKAN ITU, HINGGA SEKALIPUN DIA SAKIT NAMUN MENAMBAH LEBAINYA DALAM SAKIT, DAN AKHIRNYA HILANG LEBAYNYA, MAKA CEPAT PROSES SEMBUHNYA.

JANGAN SAMAKAN KHODAM DENGAN JIN YANG BISA DIPANGGIL OLEH PARA DUKUN DAN MASUK KETUBUH MEREKA, ATAU NAMPAK PADA PANDANGAN MATA MEREKA LALU DIALOG DAN DITANYAKAN TENTANG PASIEN, HASIL REKOMENDASI JIN ITULAH YANG DIGUNAKAN MENGOBATI, INI BUKAN KHODAM DALAM ISTILAH SAYA, INI JIN SAHABAT MANUSIA YANG ADA PERJANJIAN KHUSUS DIANTARA MAREKA, DAN TAKE AND GIVE, MENURUT SAYA INI HARAM.

SAYA BERASUMSI AWAL BAHWA RUKYAH MODERN INI EFEKTIF KARENA MENGADOBSI

1.TEKHNIK NIAT DAN VISUALIASI YANG JAMAK DIGUNAKAN PENYIHIR, PAKAR HIPNOTIS, PAKAR HIPNOTERAPI, DAN PRAKTISI TENAGA DALAM DALAM UJI COBA YANG ANEH ANEH ITU.

2. ADA BANTUAN KHODAM KARENA FAKTOR MUDAWAMAH WIRID AYAT DAN ASMA YANG TAK ADA DIALOG, HINGGA BERUJUNG KEPADA KETAJAMAN FIRASAT DAN MENGUNAKAN CARA FIRASAT ITU DILUAR PROSEDUR STANDAR RUKYAH, HINGGA TERCIPTA TEKHNIK BARU YANG BELUM PERNAH ADA SEBELUMNYA

3. MENGUNAKAN TEKHNIK ENERGY PSIKOLOGI DENGAN MENGUNAKAN TEKHNIK REFRAMING, METAFORA, DAN LAINYA UNTUK MENGUBAH PERSEPSI PASIEN DAN KEYAKINAN NEGATIF PASIEN. JADI ADA SET UP SITILAHNYA UNTUK MENDELETE PENGARUH ALAM BAWAH SADAR YANG BERAKIBAT PADA PERASAAN DAN HALUSINASI PASIEN

4. MENGUNAKAN TEKHNIK AKUPUNTUR YANG SEKARANG BERNAMA TFT, LALU EFT, LALU SEFT, YAITU TEKHNIK TAPPING PADA 19 TITK MERDIAN, SALAH SATUNYA DIBAWAH HIDUNG.

5. MENGUNAKAN TEKHNIK PUKULAN KARENA JIN IKUT SAKIT KALAU DIPUKUL

6. DAN LAIN BANYAK SEKALI TAMBAHAN TEKHNIKNYA, AKAN SAYA BEDAH NANTINYA.

menarik bukan??? ya saya belajar banyak akhir akhir ini, untuk menjelaskan kebenaran kepada kita semua.

KITA AKAN GUGAT SATU PERSATU TEKHNIK MEREKA, HANYA UNTUK MEPERJELAS APAKAH SUNNAH ORIGINAL ATAUKAH BID’AH HASANAH ATAU BAHKAN BID’AH DHALALAH, ATAU MENGADOBSI TEKHNIK DARI ORANG YANG DIKLAIM SALAH SELAMA INI.

Iklan

Ucapan Wahabi “ini bid’ah itu syirik”

NI BID’AH ITU SYIRIK”
Aku baca sirah dan maulid NABI
Kata wahabi, aku musyrik
Aku perbanyak salawat NABI
Kata wahabi, aku musyrik
Aku cintai para wali
Kata wahabi, aku musyrik
Aku berziarah kubur karena perintah NABI
Kata wahabi, aku musyrik
Aku kirimkan doa ‘tuk orang mati
Kata wahabi, aku musyrik
Aku katakan, Nabi pun mengajari tawassul
Kata wahabi, aku musyrik
Aku cium tangan para ulama
Kata wahabi, aku musyrik
Aku hormati anak cucu Nabi
Kata wahabi, aku musyrik
Aku hadiri majelis dzikir
Kata wahabi, aku musyrik
Aku bersihkan hati ini
Kata wahabi, aku musyrik
Ku katakan, Qur’an hadits tidak boleh ditafsiri sendiri
Kata wahabi, aku musyrik
Aku tak tahu, siapa yang sebenarnya musyrik
Kata wahabi, musyrik adalah musyrik
Aku kian bingung, apakah semua musyrik?
Kata wahabi, sekali musyrik tetap musyrik..
Kukatakan lagi, jika wirid kami syirik.. apa gerangan wiridmu?
Kata wahabi, kami berwirid sepanjang hari
Ku tanya, wirid apakah itu?..
Kata wahabi, kami berwirid setiap saat
Ku tanya lagi, wirid yang mana?
Kata wahabi, wirid kami hanya satu
Aduhai, kenapa bertele-tele… ajari kami wiridmu
Kata wahabi, bunyinya begini, “ini bid’ah itu syirik”..
“ini bid’ah itu syirik”….. (100x tiap hari)
Jika Wali songo islamkan orang musyrik
Wahabi bilang, selain wahabi semua musyrik..

Fakta terbaru kesesatan Perdana Akhmad

Image

Tanggapan masyarakat tentang Perdana Akhmad.

Ibnu Taimiyyah  Al Faritsi. bismillah..!

dg tegas saya nyatakan.saya tidak sependapat dg saudara PA.
“SELURUH BID’AH ADALAH SESAT,TIDAK ADA YG NAMANYA BID’AH HASANAH.TIDAK AKAN ADA BID’AH YG SYAR’I.”

saya hanya mau menegaskan…
SETIAP BID’AH ADALAH SESAT”[AL HADIS]

tidak ada yang namanya bid’ah hasanah….

Aswin 

Perdana Akhmad ingin teknik healing ciptaannya laku keras dan reiki ditinggalkan masyarakat. Dipakailah strategi marketing Black Champaign atau promosi dengan menjelekkan kompetitor. Itu pun masih ditambah dengan teknik adu domba. Dipakailah orang2 tertentu untuk buat testimoni palsu

Apa yang dilakukan PA sudah dilakukan sejak 2004 dengan mendompleng salah satu parpol. Ketika strategi ini gagal, dia masuk ke social media dengan teknik Black Champaign dan adu domba.

Heru Diana
Orang kalo ilmunya sedikit biasnya ngomongnya amburadul…
 
KiDipo’sstrow Praktisi Rekie
krna PA memang org yg sudah trsesat dlm knikmatan ”ketenaran ”
 

ciri ciri metode ruqyah yang palsu adalah seperti yang di gembor gemborkan oleh sebagian orang  yaitu menggunakan metode pijat refleksi agar pasien muntah  dan digunakan juga sistim hipniotis yang tersembuny agar pasien jadi histeris dan teriak teriak i , dengan  muntaha dan histeria pasien itu  akan dikatakan oleh sang peruqyah bahwa pasien memng dirasuki jin dan muntahan adalah jin yang keluar                                                                                                                 

 

hal ini sebenarnya hanya untuk  show saja dan meyakinkan pasien dan orang yang melihat bahwa proses ruQyahbnya adalah benra dan ampuh  ,

 

Sedang  proses hipnotis tersembunyi dan pijat refleksi untuk mengibuli pasien dan khalayak , metodenya seperti di bawah ini

 

cara dan teknik agar pasiean muntah dan terhipnotis , untuk muntahnya digunakan sistem pijat refleksi dan untuk hipnotisnya digunakan sistem indoktrinisasi dan pengacauan EGO STATE dengan proses indokritrinisasi pasien dipaksa untuk mengaku dosa , walaupun mungkin tidak ia lakukan

 

dan pasien di hipnotis dengan sistemm repetisi ( pengulangan kata kata untuk mengindoktrin pasien ) sehiingga EGO STATE pasien menjadi kacau , repetisi yang di doktrin sama pasien dalam metode ruQyah pallsu itu adalah pengulangan kata :

– dosa

– kotor

– hina

– salah

– tobat

-sirik

 

& beberapa kata lain yg bikin mental pasien down/rapuh ,

akhirnya mengakui hal2 yg nggak sepenuhnya dilakukan ~_~ hipnosis nggak sepenuhnya buruk meski ada sisi nggak bagusnya semisal MENJATUHKAN MENTAL PASIEN UNTUK MENGAKUI KESALAHAN & DOSA

 

nah inilah metode ruqyah palsu yang di bangga banggakan  dilokakaryakan untuk menghasilkan uang yang banyak , seperti quranic healing perdana akhmad tapi sebenarnya hanyalah tipuan dan omong kosong saja ~_~ h

 

dibawah ini ada ceritra dari seorang teman  yang membuktikan hal itu

 

Ricky Fajar

aku dapat sms dari temen praktisi reiki masih newbie

 

pas dia di ruqyah

 

A:pertama di suruh baca istigfar(masih wajar),terus baca surah pendek,lalu peruqyah baca surah AL JIN,terus dia pakai alat bantu,batang kayu neken punggung,leher dan kepala,pada saat itu saya pusing muntah2

 

B:keras gak nekennya

 

A:nekennya gak keras tapi kayak teknik refleksi,titik tertentu di tekan pelan tapi sakit

 

A:waktu dia mencet ibu jari kaki,dia nyuruh keluar jin dari tubuh mbak,sakit menjerit minta ampun,terus baca surah2 lain yg saya gak hafal……..METODE RUQYAH PALSU_

Fatwa-Fatwa Syaikh Rabi’ -hafizhahullah- Seputar Masalah Ruqyah dan Jin

Fatwa-Fatwa Syaikh Rabi’ -hafizhahullah-
Seputar Masalah Ruqyah dan Jin

1.    Apakah boleh berdialog dengan jin yang muslim (dalam ruqyah)?
Jawab: Tidak boleh, darimana kamu tahu bahwa dia itu muslim? Boleh jadi dia adalah munafik atau kafir, namun ia mengatakan, “Saya muslim”. Kamu tidak mengetahui hakikat jin dan engkau tidak pula mengetahui perkara yang ghaib. Maka hal tersebut tidak diperbolehkan -semoga Allah memberkahimu-.
Jika ada seorang manusia di hadapanmu yang mengaku muslim, maka terkadang engkau akan menghukuminya (sebagai seorang muslim) sebagaimana lahiriahnya. Engkau melihatnya melakukan shalat dan ibadah lainnya, namun engkau tetap tidak mengetahui tentang dirinya (secara bathiniah yang tersembunyi darinya). Akan tetapi jin yang merasuk ke dalam tubuh manusia, kemudian dia berkata kepadamu, “Saya muslim”, padahal boleh jadi dia itu fajir.
Maka tidak ada sedikitpun alasan untuk memberatkan diri (takalluf) dalam masalah ini (ruqyah), apa yang membuat kamu menjadi takalluf wahai saudaraku? Masih banyak rumah sakit yang terbuka. Dan apabila orang yang sakit itu mau bersabar, maka Allah -Azza wa Jalla- akan memberikan pahala kepadanya.
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah didatangi oleh seorang yang buta, ia meminta agar Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- mendoakan kesembuhan baginya, maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
إِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ لَكَ، وَإِنْ شِئْتَ صَبَرْتَ
“Jika engkau ingin maka saya akan berdoa untukmu dan jika engkau ingin maka engkau bersabar saja”.
Dan seorang perempuan pernah datang kepada beliau -Shallallahu ‘alaihi wasallam-, lalu berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya saya ditimpa penyakit ayan, maka berdo’alah kepada Allah untuk (kesembuhan)ku”. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda kepadanya:
إِنْ شِئْتِ دَعَوْتُ لَكِ، وَإِنْ شِئْتِ صَبَرْتِ وَلَكِ الْجَنَّةُ
“Jika engkau ingin maka saya akan berdoa untukmu dan jika engkau ingin maka engkau bersabar saja, maka engkau akan memperoleh surga”.
Maka dalam kejadian di atas tidak terdapat sama sekali sifat takalluf  (dari Nabi-pent.) seperti (sikapmu) ini. Apakah engkau lebih penyayang dibandingkan Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam-?!`.
Allah telah menguji para hambanya dengan berbagai macam penyakit:
مَا مِنْ شَيْءٍ يُصِيْبُ الْمُؤْمِنَ مِنْ نَصَبٍ، وَلاَ حَزَنٍ، وَلاَ وَصَبٍ، حَتَّى الْهَمُّ يُهِمُّهُ؛ إِلاَّ يُكَفِّرُ اللهُ بِهِ عَنْهُ سِيِّئَاتِهِ
“Tidak satupun menimpa seorang mukmin berupa musibah, kesedihan, penyakit, sampai duri yang menusuknya melainkan Allah akan mengampuni kesalahan-kesalahannya”.
Maka seorang mukmin yang ditimpa penyakit, dia akan diberikan pahala jika dia bersabar, “Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah,” Yakni: Seperti penyakit-penyakit ini. “Mereka mengucapkan, “Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji`uun [Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan akan hanya akan kembali kepada-Nya]“. (QS. Al-Baqarah: 155-166)
Dan Ar-Rasul -’alaihis sholatu wassalam-  bersabda tentang 70.000 orang yang masuk surga (tanpa hisab):
لَا يَسْتَرْقُونَ وَلَا يَكْتَوُونَ وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
“Mereka tidak minta diruqyah, tidak pula berobat dengan besi panas, dan mereka bertawakkal hanya kepada Rabb mereka”.
Dia tidak minta dari siapa pun (agar dirinya) diruqyah. Orang yang pergi meminta ruqyah, maka hal tersebut mengurangi keimanan dan ketawakkalannya kepada Allah -Azza wa Jalla- . Maka ajarilah dia dan katakan kepadanya, “Bersabarlah kamu, dan janganlah minta diruqyah, serta berserah dirilah kepada Allah dan berdoalah kepada-Nya, karena ruqyah merupakan bentuk permintaan (doa kepada Allah). Karenanya, hal tersebut (meminta untuk diruqyah) pasti memberikan pengaruh dalam masalah ketawakkalan kepada Allah -Azza wa Jalla-. Oleh karena itulah, Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Mereka tidak minta diruqyah”, karena minta diruqyah akan mengurangi keimanan dan ketawakkalannya (kepada Allah).
Seorang mukmin dalam kehidupannya akan diuji dengan berbagai macam penyakit, bencana, dan musibah, agar Allah mengangkat derajatnya jika ia bersabar -semoga Allah memberkahi kalian-.

Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya jika Allah mencintai suatu kaum, maka Dia akan menguji mereka. Maka barangsiapa yang bersabar, maka baginyalah (pahala) kesabaran dan barangsiapa yang marah, maka baginya kemurkaan (dari Allah)”.
Maka seorang mukmin wajib untuk bersabar atas ketentuan-ketentuan Allah. Apabila seseorang diangkat naik ke derajat keridhaan dengan ketetapan Allah -Azza wa Jalla-, maka itu adalah jenjang yang paling tinggi dalam keimanan, insya Allah. Maka kesabaran merupakan perkara yang wajib, sedangkan keluh kesah adalah perkara yang haram. Tidak boleh berkeluh kesah terhadap ketentuan-ketentuan Allah -Subhanahu wa Ta’ala-
قُلْ لَنْ يُصِيْبَنَا إِلاَّ مَا كَتَبَ اللهُ لَنَا
“Katakanlah sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami.” (QS. At-Taubah: 51)
Jika Allah menghendaki ketidaksembuhanmu, maka ruqyah ataupun selainnya, tidaklah bermanfaat bagimu. Segala sesuatu berada di bawah keinginan dan kehendak Allah -Subhanahu wa Ta’ala-. Seorang mukmin harus menyerahkan urusannya kepada Allah -Subhanahu wa Ta’ala-  dan wajib atasnya untuk beriman terhadap takdir dan ketentuan Allah, serta dia bersabar di atasnya -semoga Allah memberkahimu-.
Apabila Allah memberikan taufiq, untuk mengangkatnya ke derajat ridha, inilah perkara yang dicari -semoga Allah memberkahimu-. Apabila dia suka untuk berobat, maka dia berobat dan apabila dia minta untuk diruqyah, maka hal tersebut bukanlah perkara yang haram, akan tetapi ia merupakan perkara yang makruh dan akan mengurangi derajatnya (di sisi Allah) -semoga Allah memberkahimu-.
Adapun orang yang bersedia untuk meruqyah dan ia melakukannya supaya dirinya menjadi terkenal, bahkan sebagian mereka menyebarkannya pada selebaran-selebaran dan sebagian mereka membangun perkantoran-perkantoran (klinik ruqyah). Mereka itulah para penipu yang menonjolkan dirinya untuk suatu pekerjaan yang bukan tugasnya. Demi Allah, orang yang mengangkat dirinya untuk meruqyah adalah orang yang tertuduh, tertuduh dalam agamanya. Apa yang mengantarkannya untuk melakukan hal ini? Engkau wahai saudaraku, adalah salah satu dari sekian banyak kaum muslimin. Apakah dia (ruqyah) khususiyah (kemampuan khusus) yang datang kepadamu? Di dalamnya ada yang lebih bertakwa, lebih afdhal dan lebih alim daripadamu. Bagaimana khususiyah ini datang hanya untukmu, kemudian engkau tidak mau mencukupkan dengan ruqyah syar’iyah, bahkan engkau pergi kepada sesuatu dan hal-hal yang engkau bisa terpedaya olehnya? Semoga Allah memberikan taufiq kepada kita seluruhnya.

2.    Bolehkah meruqyah orang kafir?
Jawab: Boleh. Abu Said -radhiallahu ‘anhu- pernah meruqyah orang yang kafir, tatkala beliau dan sahabat yang lain keluar dalam suatu perjalanan dan melewati perkampungan Arab. Awalnya mereka meminta agar dijamu sebagai tamu, namun penduduk kampung tersebut enggan menjamu mereka. Selang beberapa waktu kemudian, pemimpin kaum tersebut disengat (kalajengking), maka penduduk kampung tersebut mendatangi para shahabat dan berkata, “Sesungguhnya pemimpin kaum disengat (kalajengking), apakah di antara kalian ada yang bisa meruqyah? Sahabat berkata, “Demi Allah kami telah meminta jamuan kepada kalian, namun kalian tidak menjamu kami, maka kami tidak akan meruqyahnya sampai kalian memberikan upah kepada kami”. Maka merekapun memberi upah beberapa ekor kambing. Kemudian salah seorang sahabat (Abu Sa’id) meruqyah pemimpin mereka dengan Al-Fatihah, sampai akhirnya orang itu sembuh dan lepas dari racun tersebut. Orang-orang yang meruqyah tersebut harus ikhlas, tulus dalam hatinya -semoga Allah memberkahi kalian- Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- membenarkan ruqyah (Abu Said) tersebut.
Sekarang kebanyakan orang yang meruqyah, mereka mengambil upah dan harta dari manusia -sekalipun mereka belum bisa memberikan faedah kepada (baca: menyembuhkan) mereka-. Seorang boleh mengambil upah atas ruqyah dengan syarat sembuhnya orang yang diruqyah, sebagaimana keterangan dalam hadits, “Seketika itu pula pemimpin kampung itu sembuh dan lepas dari ikatan, maka para sahabatpun mengambil upahnya”. Andaikata dia tidak sembuh, maka mereka (para shahabat) tidak mungkin bisa mengambil upah.
Sekarang ini orang yang meruqyah tamak terhadap harta, diapun mendatangi orang yang sakit dengan penyakitnya dan orang yang tertimpa musibah dengan musibahnya. Sekalipun dia tidak menyembuhkannya dia tetap mengambil hartanya (upah ruqyahnya). Maka harta/upah yang dia ambil tersebut adalah harta/upah yang haram. -semoga Allah memberkahimu-

3.    Apa hukum membacakan Al-Qur’an pada air?
Jawab: Tidak sepantasnya dilakukan, walaupun para ulama berpendapat dengannya, namun tidak ditemukan dalil atasnya. Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak pernah melakukannya, demikian pula para shahabat -semoga Allah memberkahi kalian-. Mereka yang membolehkan hal tersebut tidak mempunyai satu dalil pun (yang bisa dipegang), sementara mereka mengetahui bahwa kami tidak akan menerima suatu pendapat, kecuali disertai dengan dalilnya. Maka setiap orang diambil perkataannya dan ditolak kecuali Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam-.

4.    Bolehkah orang yang belum benar bacaan Al-Qur’annya meruqyah?
Jawab: Boleh baginya untuk meruqyah jika dia merasa berat kepada hal tersebut. Akan tetapi, wajib atasmu untuk mempelajarinya (membaguskan bacaannya). Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ
“Orang yang mahir dalam membaca Al-Qur’an kelak akan bersama dengan para malaikat yang mulia lagi baik, dan orang yang membacanya dengan terbata-bata (belum lancar) serta dia merasa berat membacanya, maka dia akan menapat dua pahala”.
Terkadang seseorang tidak mampu untuk memperbaiki bacaannya, maka dia membacanya dan berusaha untuk memperbaiki bacaannya.

5.    Apakah eksperimen dalam ruqyah diperbolehkan?
Jawab: Tidak ada eksperimen dalam ruqyah, hal tersebut (eksperimen) hanya ada dalam pengobatan (kedokteran) yang mana dia memang dibangun di atas hal tersebut. Adapun dalam ruqyah, maka yang terbaik adalah seorang muslim hanya terbatas dengan ruqyah yang disyariatkan. Adapun melakukan eksperimen, maka -pertama- engkau tidak mengetahui akan hal tersebut, dari mana permikiran terebut muncul di benakmu?

6.    Apa makna hadits:
لاَ بَأْسَ بِالرُّقَى مَا لَمْ تَكُنْ شِرْكًا
“Tidak mengapa dengan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan”.
Jawab: Ya betul, tidak mengapa dengan ruqyah selama tidak mengandung kesyirikan. Ruqyah dalam perkara-perkara yang baik untuk menghilangkan dan meringankan penderitaan seseorang. Hal tersebut tidak akan terjadi kecuali jika engkau berdoa dan memohon hanya kepada Allah, kemudian membaca ayat-ayat Al-Qur’an, hadits dan doa-doa. Inilah yang dibolehkan dalam syariat Islam.
Adapun sebagian orang mereka meruqyah dengan sihir, yakni meruqyah dengan kalimat-kalimat yang di dalamnya mengandung perkara kesyirikan, demikian pula mereka meruqyah dengan kalimat-kalimat ajam (bukan bahasa Arab) yang di dalamnya mengandung kebathilan dan kesyirikan. Sementara ruqyah harus dengan bahasa Arab dan yang melakukannya harus dari kalangan orang yang bertakwa, shalih, yang tidak menyimpang dari Al-Qur’an dan As-Sunnah. Jika dia (orang yang meruqyah) berlama-lama dalam meruqyah dengan menambah doa-doa yang disyariatkan, maka hal ini tidak apa-apa dan diperbolehkan. Misalnya dia membaca doa ruqyah yang diajarkan oleh Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam-,
بِسْمِ اللهِ، رَبَّ النَّاسِ ! أَذْهِبِ الْبَأْسَ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
“Dengan nama Allah, Rabb sekalian manusia, hilangkanlah petakanya dan sembuhkanlah dia. Engkaulah yang Maha Penyembuh, tidak ada yang menyembuhkan kecuali Engkau, sebuah penyembuhan yang tidak menimbulkan penyakit”.
Atau dia meruqyah dirinya dengan mengucapkan,
بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ، بِسْمِ اللهِ
“Dengan nama Allah, dengan nama Allah, dengan nama Allah”.
Kemudian berdoa,
أَعُوْذُ بعِزِةَِّ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ
“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan sesuatu yang kurasakan dan yang kutakutkan”. (sebanyak 7 kali)
Hal ini sebagaimana yang terjadi pada Utsman bin Abil Ash Ats-Tsaqafi tatkala dia mengadukan penyakitnya kepada Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam-. Maka Rasulullah mengatakan, “Letakanlah tanganmu pada tempat yang sakit dari tubuhmu dan ucapkanlah, “Dengan nama Allah” -sebanyak tiga kali-, lalu ucapkanlah, “Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan sesuatu yang kurasakan dan kuhindarkan” -sebanyak tujuh kali-.”
Maka dia pun mengucapkan doa tersebut, lalu dia sembuh dari sakitnya. Oleh karena itu, bacaan ruqyah yang paling utama adalah Al-Qur’an kemudian hadits Nabi (dalam doa-doa yang beliau ajarkan), maka pilihlah yang paling utama darinya.
Di tengah-tengah kalian ada para peruqyah. Demi Allah, saya menasehatkan kepada para salafiyyin, untuk tidak masuk dalam perkara ini dan tidak mengangkat salah seorang pun dalam hal ini (peruqyah). Syaikh Al-Albani, Ibnu Baz dan Al-Utsaimin, apakah mereka mengangkat diri mereka untuk perkara ini? Demikian pula kaum salafi dari kalangan para shahabat, tabi’in dan imam-imam yang mendapat petunjuk, semisal Imam Ahmad, Malik, Syafi’i, apakah mereka juga menasehatkan untuk perkara tersebut? Dimana (kedudukan) kalian (dari mereka)? Kami katakan: Ikutilah As-Salaf, ikutilah As-Salaf dan kami adalah salafiyyin, sangat jauh dari mengada-adakan hal semacam ini. Ruqyah adalah perkara yang dibolehkan, akan tetapi tidak dengan jalan yang bathil. Merekalah (salafiyyin) orang yang ittiba` dengan sebenar-benarnya ittiba` -semoga Allah memberkahimu-. Tinggalkanlah perkara-perkara ini yang bisa merusak dakwah dan da’inya -semoga Allah memberkahi kalian-.
Apabila seseorang datang kepadamu dan meminta ruqyah kepadamu, maka ruqyalah dia. Atau dia pergi dan mencari orang selainmu lalu dia sembuh, maka kesembuhan itu di tangan Allah. Hendaknya dia berdoa kepada Allah -Azza wa Jalla-, supaya Allah menyembuhkannya dan dia berdoa dengan doa-doa ini untuk kesembuhan bagi dirinya. Maka Allah akan menjadikan bagi dirinya jalan keluar.
وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا. وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
“Siapa yang bertakwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan bagi dirinya jalan keluar dan akan memberikan rezki dari arah yang tidak disangka-sangka”. (QS. Ath-Thalaq: 2-3)
Penanya berkata: Kami khawatir ya syaikh, orang-orang awam akan pergi ke tukang sihir dan dukun-dukun?!
Jawab: Biarkan mereka pergi dan tidak kembali lagi. Kamu sendiri, siapa yang menuntut kamu? janganlah memberat-beratkan diri, karena jiwa, kehidupan dan agamamu akan menjadi rusak karenanya. Apakah karena mereka pergi ke tukang sihir, lalu engkau segera meruqyah dan mengangkat diri sebagai peruqyah?
Penanya: Tidak -wahai Syaikh-, akan tetapi merekalah yang datang kepadaku?!
Jawab: Tinggalkan, tinggalkanlah. Tidaklah mereka itu datang kepadamu kecuali engkaulah yang memproklamirkan diri sebagai ahli ruqyah. Tinggalkanlah perkara ini -semoga Allah memberkahimu-. Tinggalkanlah manusia-manusia itu karena Allah -Azza wa Jalla-, dan janganlah engkau membebani dirimu sendiri dengan hal tersebut.
وَمَا أَنَا مِنَ الْمُتَكَلِّفِينَ
“Dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan.” (QS. Shad: 86)
Ini adalah alasan yang sama yang dikemukakan oleh orang yang pertama kali meruqyah di Madinah. Dia adalah sahabat kami, salafi yang sangat baik, dia juga mengajar di masjid Nabawi. Demi Allah, dia berhasil memberikan pengaruh banyak pemuda sufiyyah di Madinah (sehingga mereka kembali kepada sunnah, pent.), dia mendatangkan pengaruh yang lebih besar daripada dai lainnya. Kemudian syaithan pun datang kepadanya. Demi Allah, -dia dahulu meminta nasehat kepadaku sebelum dia mulai (meruqyah)- karena sungguh dia adalah termasuk sahabat dekatku-. Dia minta nasehat kepadaku dengan mengatakan, “Wahai syaikh Rabi’, saya telah mengajar fulan tentang ruqyah dan sekarang dia meruqyah dan mengambil uang (dari ruqyah) sebesar 14 ribu!!” Saya berkata kepadanya, “Saya menasehatkan engkau agar tidak masuk dalam perkara ini.” Dia berkata, “Saya khawatir manusia akan pergi ke para dukun dan tukang sihir. Saya berkata, “Demi Allah, engkau tidak akan diminta pertanggung jawaban”. Saya katakan kepadanya, “Berbuatlah sebagaimana apa yang telah dilakukan oleh dai-dai yang berjuang di jalan Allah.” Seperti Syaikh Abdullah Al-Qar’awi, beliau pernah datang kepada kami di suatu daerah dan kebanyakan manusia sakit di tempat tidurnya lagi tidak bisa berdiri. Apa penyebabnya? (Gangguan) jin dan semacamnya. Mereka keluar lalu mereka kerasukan jin di malam hari, di sekitar pohon-pohon, jalan-jalan dan selainnya. Sethan menguasai mereka –orang-orang yang bodoh lagi tidak memahami tauhid -. Kemudian beliau (Syaikh Al-Qar’awi) datang dan menyebarkan tauhid, tidak ada ruqyah dan tidak ada sesuatupun -semoga Allah memberkahi kalian-, sampai akhirnya semua masalah itu berakhir, seluruhnya berakhir tatkala tauhid dan ilmu telah tersebar. Tatkala ilmu dan tauhid telah tersebar, semua ini hilang dan sirna. Tapi tatkala tersebar dan merata, maka akan banyak bermunculan banyak tukang sihir, dukun, setan-setan dan seterusnya, yang mereka (tukang sihir, dukun dan setan) saling tolong menolong di dalamnya. Maka saya menasehatkan kepadanya agar dia beramal, sebagaimana amalnya orang-orang yang mengadakan perbaikan dengan berdakwah kepada tauhid dan memerangi kesyirikan dan khurafat.

7.     Apakah boleh atau tidak, meminta bantuan kepada jin dalam melaksanakan perbuatan yang mubah lagi dibolehkan dalam syariat. Perlu diketahui bahwa dalam meminta bantuan kepada jin ini tidak ada sedikitpun amalan kesyirikan atau maksiat.
Jawab: Meminta bantuan kepada jin memberikan indikasi bahwa orang yang meminta bantuan tersebut telah terjatuh ke dalam kesyirikan, karena mereka tidak akan membantu dirinya kecuali setelah dia kafir kepada Allah Azza wa Jalla. Apakah dengan cara dia mengencingi mushaf atau shalat ke arah selain kiblat atau shalat dalam keadaan junub. Yang jelas dia pasti telah melakukan sesuatu amalan yang mengkafirkan, setelah itu baru dia (jin) akan membantunya. Jin yang mengatakan kepadamu: “Saya muslim,” maka janganlah kamu membenarkannya karena dia adalah pendusta. Betul di antara mereka ada kaum muslimin, akan tetapi untuk menetapkan keimanannya dibutuhkan dalil-dalil.

8.    Apakah takut kepada jin termasuk dari takut tabiat atau tidak?
Jawab: Kalau takutnya secara sirr (terselubung) dan dia meyakini bahwa jin itu bisa memberikan manfaat dan mudharat maka dia telah terjatuh ke dalam kesyirikan. Allah berfirman:
وَأَنَّهُ كَانَ رِجَالٌ مِنَ الإنْسِ يَعُوذُونَ بِرِجَالٍ مِنَ الْجِنِّ فَزَادُوهُمْ رَهَقًا
“Dan bahwasanya ada beberapa orang laki-laki di antara manusia meminta perlindungan kepada beberapa laki-laki di antara jin, maka jin-jin itu menambah bagi mereka dosa dan kesalahan.” (QS. Al-Jin: 6)
Kebanyakan jenis takut kepada jin -wallahu a’lam- termasuk ke dalam jenis takut ibadah (yang seharusnya hanya diberikan kepada Allah, pent.), karena dia meyakini bahwa jin itu bisa memberikan mudharat dan manfaat, padahal tidak ada  yang menguasai mudharat dan manfaat kecuali Allah, bukan jin dan bukan pula manusia.
وَاعْلَمْ أَنَّ الْأُمَّةَ لَوْ اجْتَمَعَتْ عَلَى أَنْ يَنْفَعُوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَنْفَعُوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ لَكَ وَلَوْ اجْتَمَعُوا عَلَى أَنْ يَضُرُّوكَ بِشَيْءٍ لَمْ يَضُرُّوكَ إِلَّا بِشَيْءٍ قَدْ كَتَبَهُ اللَّهُ عَلَيْكَ
“Ketahuilah, jika semua umat manusia bersatu padu untuk memberikan suatu kebaikan kepadamu, niscaya mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah bagimu, dan jika semua umat manusia bersatu padu untuk mencelakakanmu, niscaya mereka tidak dapat mencelakakanmu kecuali dengan sesuatu yang telah ditulis oleh Allah bagimu.” sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam.

9.    Firman Allah, “Sesungguhnya dia (iblis) dan bala tentaranya melihat kalian dari arah yang kalian tidak bisa melihat mereka.” Apakah tidak terlihatnya mereka bersifat mutlak, ataukah memungkinkan bagi sebagian orang bisa melihat setan-setan pada sebagian keadaan?
Jawab: Ia, hal itu adalah kenyataan. Sebagaimana kisah Abu Hurairah bersama setan, Ar-Rasul  juga pernah melihatnya dalam shalat, dan saya juga -demi Allah- telah melihat setan-setan dengan mata kepala saya sendiri. Saya pernah melihat seekor kuda yang seumur hidup saya belum pernah melihat kuda dengan bentuk seperti itu, saya bersama saudaraku melihatnya dalam safar. Kami melihat melihat kuda yang aneh lagi menakjubkan itu di tempat yang tidak ada rerumputannya dan tidak ditinggali oleh manusia.
Beliau berkata: Ketika saya di atas kendaraan antara maghrib dan isya, saya juga pernah melihat seseok tubuh telanjang dengan kepala yang tidak ditumbuhi sehelai rambut pun, tapi bukan karena habis menggundul rambutnya (yakni: Sudah dari sananya, pent.). Bentuknya aneh dan di depannya ada dua anak kecil yang keduanya mempunyai kepala yang besar tanpa rambut. Keduanya sangat kurus dan begitu pula dengan kedua betisnya, bentuknya sangat aneh.
Maka banyak orang yang telah melihat setan, walaupun kebanyakannya setan itu tidak bisa terlihat.
Akan tetapi sekarang –sayang sekali- banyak orang yang mengambil pemikiran Muhammad Abduh -murid Al-Afghani- yaitu pengingkaran akan adanya sihir dan mengingkari jin bisa terlihat. Asal pemikiran ini mereka ambil dari Muktazilah Al-Aqlaniyun, yang menjadikan akal sebagai pemutus hukum dalam hal agama dan dunia. Maka tidak ada dalil yang menafikan kalau mereka bisa terlihat sesekali, dan saya menegaskan kepada kalian bahwa saya sendiri telah melihatnya.

10.    Mereka juga mengingkari merasuknya jin ke dalam tubuh manusia.
Jawab: Hal ini (kerasukan) adalah hal yang bisa diketahui dengan panca indera, masyhur dan mutawatir dari sejak zaman dahulu. Allah Ta’ala berfirman, “Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila.” (QS. Al-Baqarah: 275) Dan Allah Ta’ala berfirman, “Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.” (QS. An-Nas: 1-5) Kenapa dia bisa membisikkan kejahatan ke dalam dadamu? Bukankah karena dia bisa mengalahkanmu dan dia bisa masuk ke dalam tubuhmu?! Nabi  bersabda:
إِنًّّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ
“Sesungguhnya setan berjalan di dalam tubuh anak Adam seperti mengalirnya darah.”
Maka semua (yang mengikuti Muktazilah, pent.) menolak semua ayat dan hadits di atas dan menjadikan akal mereka sebagai pemutus perkara.

Reiki Qrak di Bubarkan Warga

 

Reiki Qrak di bubarkan

Padepokan Quark Reiki Atomic – Kundalini (QRAK) di Dusun Wonorejo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu nyaris diserbu massa. Beruntung aparat Kepolisian, TNI, Kades dan tokoh masyarakat setempat berhasil meredam kemarahan tersebut, hingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meski demikian, warga mendesak agar padepokan yang selalu ramai dikunjungi orang dari luar kota ini ditutup. Hingga akhirnya Muspika Kecamatan Bumiaji pun menutup padepokan yang dikelola langsung oleh Grand Master QRAK, Rony Irianto ini.

 

Suasana padepokan yang selama ini selalu ramai dikunjungi oleh penganutnya ini, mulai Rabu (1/5/2013) sepi. Tempat ini hanya dijaga oleh dua orang laki-laki dan seorang perempuan. ”Sudah ditutup oleh warga, anda minta penjelasan saja kepada perangkat desa,” ujar seorang penjaga yang enggan disebut namanya. Menurut penjaga yang beberapa saat kemudian baru diketahui bernama Heru ini mengatakan sejak beberapa hari ini pengikut Qrak mengangkuti semua barang-barang yang ada di padepokan tersebut.

 

Beberapa master (guru) termasuk Grand Master Rony Irianto memilih pulang ke rumahnya. ”Grand Master Sudah pulang ke Malang sana, mohon maaf saya tidak bisa memberikan penjelasan banyak,” ujarnya. Kasun Wonorejo, Riono ketika dikonfirmasi masalah ini membenarkan pembubaran padepokan tersebut. ”Kita bubarkan, karena keberadaan padepokan itu membuat masyarakat terganggu. Masyarakat keberatan dengan keberadaan Qrak tersebut,” ujarnya.

 

Keberatan warga ini disebabkan beberapa hal, salah satunya adalah warga terganggu dengan aktifitas pengikutnya yang sering datang menggunakan banyak kendaraan. Sementara, selama ini Grand Master maupun perwakilannya sama sekali tidak pernah meminta ijin kepada masyarakat atau perangkat desa. ”Pernah ada rombongan 3 bus menginap ditempat itu hingga 2 malam, mereka menggunakan jalan desa untuk parkir, hingga mengganggu warga,” terang Riono.

 

Selain itu, ajaran Qrak ini dianggap masyarakat ini rawan berbenturan dengan keyakinan masyarakat setempat. ”Mereka berdoa di depan bambu. Terus ada tulisan-tulisanya untuk minta jodoh, biar kaya, kita sendiri kurang paham. Mereka menyebutnya titik-titik di bambu itu sebagai pusat energi,” ujar Riono. Keresahan warga ini meningkat, setelah tersiar kabar ada sekelompok masyarakat diluar Batu yang akan menyerbu padepokan ini. Selain itu ada ajaran terkait dengan kiamat yang membuat resah masyarakat.

 

Hingga akhirnya, masyarakat bergerombol dan bersiap mendatangi padepokan itu. ”Saya yang mencegah mereka untuk datang, saya minta kepada warga jangan ada yang menyentuh satu pun barang milik padepokan itu, apalagi merusaknya,” ujarnya. Sebagai gantinya, ia mengajak perwakilan warga untuk berdialog dengan Rony dan Muspika. ”Keinginan masyarakat satu, mereka minta dibubarkan, karena keberadaannya disini meresahkan dan tanpa ijin masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Supriati, salah seorang pengikut Qrak mengatakan bahwa aktifitas di Padepokan Qrak tersebut lebih pada pengobatan. ”Kalau menurut saya gak aneh-aneh sebenarnya, dulu saya tertarik ikut karena banyak mendengar testimoni orang-orang banyak yang sembuh, akhirnya saya ikut,” ujar Supri yang mengaku sudah masuk level 3 ini.

 

Ia membenarkan memang ada salah satu ajaran untuk menempatkan tulisan pengharapan di titik-titik energi yang ada di depan bambu. ”Tapi semua itu berpulang ke hatinya masing-masing, kalau bersih ya terwujud, keinginannya,” papar Supri yang juga tinggal di dekat Padepokan Qrak.

Inilah klaim – klaim sepihak Perdana Akhmad mengenai hal-hal luar biasa yang bisa dilakukannya. Klaim ini sepihak karena tanpa didukung bukti pada setiap postingnya:

MEMBUTAKAN MATA JIN DAN MENYEMBELIHNYA SAMPAI MATI

Membuat Setan lari*
Membuktikan HUKUM SUNNATULLAH YANG BERLAKU KETIKA MERUQYAH (MEKANISME POWER/ENERGI RUQYAH)

– MEMBENTUK 7 LAPIS SHIELD TUBUH *

– MENARIK PAKSA JIN DALAM TUBUH 

MENGUSIR JIN

TEKHNIK PAMUNGKAS UNTUK MENYEMBELIH/EKSEKUSI JIN JAHAT

KHASIAT MINYAK KASTURI UNTUK PENGOBATAN FISIK, PSIKIS, GANGGUAN JIN DAN SIHIR

– MENGOBATI SIHIR DENGAN MEMINUM AIR ASAM JAWA (AS-SANAA)

– Menggempur setan 

– MENYAKITI JIN DENGAN MENEKAN GARAM PADA TUBUH PASIEN

– Menyiksa Syetan Dengan “Mengubah” Jari Telunjuk Menjadi Besi 

– MENGUNCI JIN*

– DOA MUSTAJAB MEMBAKAR DAN MENGUSIR JIN *

– MENGHANCURKAN BENTENG “GHOIB” SIHIR DAN JIN *

– MENGHANCURKAN TUBUH SETAN *

*Disini ada keanehan, Perdana Akhmad yang mengaku tidak bisa melihat jin tapi mengklaim mampu membakar, menyembelih, membuat jin lari, membuat 7 lapis shield, menghancurkan jin & bentengnya..
Katanya tidak bisa melihat jin & hal ghaib tapi bisa menceritakan hal-hal tersebut.. bagaimana kah penjelasannya??? Apakah artikel tersebut omong isi ataukah omong kosong???

*Seharusnya beliau menyertakan bukti, minimal berupa video saat mengklaim bisa melakukan hal-hal tersebut.

Tidak perlu memfitnah & membicarakan orang lain sebelum Perdana Akhmad bisa membuktikan klaim-klaim kehebatan anda sendiri, lihatlah komentar-komentar pada tulisan tersebut sangat sedikit. Masyarakat sudah cerdas & bisa membedakan antara omong isi dan omong kosong.

Kalaulah Perdana Akhmad ini adalah orang yang sesuai antara perkataan dan perbuatannya & yang dilakukannya memberi manfaat kepada masyarakat tentu harusnya orang-orang berduyun – duyun merapat & membantunya, tapi kenyataannya….

Apakah Perdana Akhmad akan sanggup apabila sewaktu – waktu diminta membuktikan kemampuan-kemampuan tersebut?

Lihatlah di blognya, isinya penuh kebencian… Jangankan sebagai rahmat bagi alam semesta, yang ada justru menebarkan kebencian kepada pihak-pihak yang berbeda pendapat dengan dirinya..

Ilmu psikologi yang dipelajari semasa kuliah digunakan untuk memprovokasi & memfitnah. Kalau ingin bukti lihat saja semua komentar diblognya dimoderasi & komentar dari yang berbeda pendapat yang bisa ditampilkan hanya yang berisi caci maki agar Perdana Akhmad tampak seperti korban & berusaha meraih simpati. Coba saja ingatkan beliau dengan bahasa yang sangat sopan & halus, agar tidak memecah belah umat & memfitnah maka komentar anda akan disensor oleh Perdana Akhmad / dihapus / tidak pernah ditayangkan.

Mohon keihklasan pembaca untuk turut mendoakan mudah-mudahan Perdana Akhmad segera bertobat, berhenti memecah belah umat & melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi umat. Amin 

perdana akhmad seorang fasiq, penipu agama berbasis ruqyah

Image bid’ah versi fiqih wahabi dan penfitnah dan ingin melakukan pembunuhan berencana


Membongkar kejahilan dan kesesatan perdana ahmaq.

Para pengunjung yang saya muliakan, dalam minggu ini kita akan membahas salah satu dukun millennium Indonesia, yang banyak menyebar mafsadah berupa fitnah kepada orang muslim yang harus dijaga harga dirinya. Saya akan tahqiq bahwa ia ia adalah jahil dan sesat serta menyesatkan umat.

Pertama kita bahas apa yang selalu ia tulis dalam beberapa tahun terakhir. Saya akan membagi TIGA SEBAB KEJAHILAN DAN KESESATAN PERDANA AHMAQ dengan tahqiq ilmu mantiq hingga jalur yang saya gunakan akan benar, isnya Allah.

Sang dukun millennium ini hanya tiga yang perlu kita bahas tentang dia.

  1. Pengunaan dalil syar’I berupa ayat dan hadist serta pehamahaman dan penempatannya.dimana haqqul yakin ia adalah jahil dan sesat menyesatkan, nanti akan saya bahas kedepan.
  2. Pengunaan nalar logika. Ini sangat parah sekali, hingga seperti orang bawa mobil akal belum ada SIM(surat izin mikir), hingga suka menabrak rambu rambu nalar yang benar.
  3. Ilmu mujarobat, sebagai peraktisi pemburu hantu, apakah ilmunya sudah sesuai dengan syariat, ataukah ada syubhat dalam ilmu yang dimikinya.

    Bila ketiganya nanti terbukti bahwa semua adalah salah maka haqqul yakin ia adalah orang sesat menyesatkan umat, namun Karena Nampak benar karena ilmu mujarobatnya, makanya tersembunyi talbis dukun ahmaq millennium ini.

    PEMBAHASAN 1.

    IA JAHIL ILMU SYARIAT.

    Jahil adalah tidak mengetahui kebenaran yang sebenarnya, dan salah meletakkan pemahaman yang benar bukan pada tempatnya. Jadi kalau kita katakan dukun ini jahil maka maksudnya, ia tidak mengetahui kebenaran yang sebenarnya, atau ia tahu tapi salah menempatkan pemahamannya. Bila melihat kepada basic keilmuannya, maka menurut pengakuannya ia hanya tiga tahun nyantri pada seorang tokoh wahabi, jafar umar talib. Jadi dalam masa tiga tahun, haqqul yakin ilmu ilmu nahu, saraf, bayan, maani, badi’, mustalahul hadist, saya sangat yakin ia belum menguasainya. Kalau ada pengetahuan kesana, itu tak lebih dari copi paste diblog, banyak membaca, atau ikut ikutan seniornya.

    Sekarang kita akan kupas kejahilannya dalam ilmu syar’i. dimana ia sering berpendapat dengan membawa ayat dan hadist sebagai penguat argumentasinya.

  4. MASALAH TAMIMAH.

    Perdana ahmaq berkata : semua tamimah haram dan syirik.

    Saya katakan : sebagian tamimah boleh, sebagian tidak boleh, dan tidak syirik.

    Dari dua pendapat diatas, jelas ia menafikan semua satuan tamimah, apapun bentuknya. Sedangkan saya hanya mengharamkan yang bukan nama Allah dan ayat Allah, sedangkan yang bertuliskan ayat Allah dan asma Allah boleh.

    Jadi kita ambil kesimpulan pertama, bahwa saya dan dia sepakat bahwa tamimah yang bukan dari ayat Allah dan asma Allah adalah haram. Tapi kalau saya selama ia masih mengitiqad Allah yang member bekasan, bukan tamimah, dan ia tidak bermaksud menghina syariat, maka hanya haram saja, tidak sampai syirik akbar. Tapi kalau meyakini tamimah memberi bekas, atau menghalalkan tamimah yang bukan nama Allah maka menjadi syirik dan murtad. Dan jadi syirik dari segi meyakini sebab memberi bekas bukan dari segi tamimah, dan itu berlaku pada semua hal, termasuk merukyah bisa syirik kalau meyakini rukyah memberi bekas pada kesembuhan.

JADI TAMIMAH AYAT DAN ASMA YANG DITULIS PADA KERTAS DAN BAJU TIDAK HARAM DAN SYIRIK MENURUT SAYA, DAN HARAM DAN SYIRIK MENURUT PERDANA AHMAQ.

Dalil yang mengharamkan tamimah ayat dan asma yang dibawa sigeboy.

مَنْ عَلَّقَ تَمِيمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

مَنْ تَعَلَّقَ تَمِيمَةً فَلاَ أَتَمَّ اللَّهُ لَهُ وَمَنْ تَعَلَّقَ وَدَعَةً فَلاَ وَدَعَ اللَّهُ لَهُ

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

Kami jawab :

Inilah bukti kejahilannya akan ilmu syariat yang dimilikinya, haqqul yakin ia orang jahil. Ketiga hadist diatas, oleh para pensyarah hadist sepakat, bahwa tamimah yang syirik dalam hadist adalah tamimah yang bukan nama Allah dan asma Allah. Adapun menjadikan 3 dalil diatas untuk mengharamkan dan mensyirikkan tamimah ayat dan hadist adalah bukti kejahilan yang tak terbantahkan.berikut syarahan hadist diatas.

Hadist pertama dan kedua yang dijadikan dalil mengharamkan tamimah ayat dan asma.

8857 – (من علق) على نفسه أو غيره من طفل أو دابة (تميمة) هي ما علق من القلائد لرفع العين (فقد أشرك) أي فعل فعل أهل الشرك وهم يريدون به دفع المقادير المكتوبة قال ابن عبد البر : إذا اعتقد الذي قلدها أنها ترد العين فقد ظن [ ص 181 ] أنها ترد القدر واعتقاد ذلك شرك.

– (حم ك عن عقبة بن عامر) الجهني قال المنذري : رواه أحمد وأبو يعلى بإسناد جيد قال الهيثمي : رجال أحمد ثقات.

من علق ودعة) بفتح أو سكون على نحو ولده (فلا ودع الله له) أي لا جعله في دعة وسكون وهو لفظ بنى من الودعة أي لا خفف الله عنه ما يخافه كذا ذكره ابن الأثير وهذا دعاء أو خبر وكذا يقال في قوله (ومن علق تميمة فلا تمم الله له) قال في مسند الفردوس : الودعة شئ يخرج من البحر

شبه الصدف يتقون به العين والتميمة خرزات تعلق على الأولاد للعين فأبطل النبي صلى الله عليه وسلم ذلك.

(تنبيه) قال ابن حجر كغيره : محل ما ذكر في هذا الخبر وما قبله تعليق ما ليس فيه قرآن ونحوه أما ما فيه ذكر الله فلا نهي عنه فإنه إنما جعل للتبرك والتعوذ بأسمائه وذكره

وكذا لا نهي عما يعلق لأجل الزينة ما لم يبلغ الخيلاء والسرف.

Berkata ibnu hajar(bukan perdana ahmaq) dan lainnya bahwa haram tamimah pada hadist ini adalah mengantungkan sesuatu yang tidak ada padanya ayat quran, dan seumpamanya. Adapun apa yang tertulis padanya nama Allah maka tidaklah dilarang, karena itu untuk mengambil berkat dan berlindung dengan nama namaNya dan zikir padanya.

Pengunjung lihat perdana ahmaq ini merasa lebih pintar dari ibnu hajar asqalani sang ahli hadist. Maka dalil yang dia gunakan untuk mengharamkan tamimah ayat dan asma telah dibantah oleh alhafiz ibnu hajar asqalani. Udahlah perdana, kalau kerja dipns, gak usah campur masalah muhaddist.

Nah yang paling berbahaya adalah setalah salah pemahaman, orang orang yang membuat tamimah ayat dan asma yang t diakui oleh ibnu hajar asqalani, dicap oleh dia sebagai dukun, tukang sihir, ahli bid’ah, sesat, menipu, dll. Nauzubillah, diatas kejahilan yang sangat nyata dia menfitnah umat yang diakui banar perbuatan mereka oleh ibnu hajar asqalani.

Dan berikut syarah hadist ke 3 yang dijadikan dalil haram tamimah ayat dan asma oleh perdana ahmaq geboy.

Faidul qadir syarah jamiius shaghir. Maktabah syamilah juz 2, hal 434.

2002 – (إن الرقى) أي التي لا يفهم معناها إلا التعوذ بالقرآن ونحوه فإنه محمود ممدوح (والتمائم) جمع تميمة وأصلها خرزات تعلقها العرب على رأس الولد لدفع العين توسعوا فيها فسموا بها كل عوذة (والتولة) بكسر التاء وفتح الواو كعنبة ما يحبب المرأة إلى الرجل من السحر (شرك) أي من الشرك سماها شركا لأن المتعارف منها في عهده ما كان معهودا في الجاهلية وكان مشتملا على ما يتضمن الشرك أو لأن اتخاذها يدل على اعتقاد تأثيرها ويفضي إلى الشرك ذكره القاضي وقال الطيبي رحمه الله المراد بالشرك اعتقاد أن ذلك سبب قوي وله تأثير وذلك ينافي التوكل والانخراط في زمرة الذين لا يسترقون ولا يتطيرون وعلى ربهم يتوكلون لأن العرب كانت تعتقد تأثيرها وتقصد بها دفع المقادير المكتوبة عليهم فطلبوا دفع الأذى من غير الله تعالى وهكذا كان اعتقاد الجاهلية

فلا يدخل في ذلك ما كان بأسماء الله وكلامه ولا من علقها بذكر تبركا الله عالما أنه لا كاشف إلا الله فلا بأس به

.

Maka tidak termasuk pada tamimah diatas tamimah yang dengan nama Allah dan kalaNya, dan tidak mengapa orang yang mengantungkan dengan zikir untuk mengambil berkat, dimana ia tahu bahwa tidak ada yang bisa menghilangkan masalah kecuali hanya Allah. MAKA TIDAK MENGAPA SEMUA ITU.

Pengunjung lihat para muhaddist setuju dengan tamimah ayat dan asma untuk mengambil berkat, pertanda huruf huruf yang menyusun nama Allah dan ayat Allah itu mengandung keberkatan. Yakni huruf dari sisi menyusun, bukan dari segi berdiri sendiri. Semakin yakin dalil yang digunakan diatas bukanlah seperti yang yang dia pahami dan katakan.

Nah diatas kejahilan pemahaman itu, yang terang sekali salahnya bagai matahari pagi, ia tuduh orang yang menulis ayat dan asma untuk mengambil berkat, sebagai dukun, tukang sihir, hizbus syaitan, bid’ah, sesat, syirik, nauzubillah, sangat pemberani seperti babi hutan habis kena bacok sama pemburu.

Dari tiga dalil diatas saja kita sudah haqqul yakin bahwa pendapatnya menentang dengan para muhaddist dan pensyarah ilmu hadist. Maka pastilah ia sebagai seorang jahil, dan menuduh orang diatas kejahilannya, luar biasa kerusakan yang dia buat dalam mencemarkan nama baik seseorang, suatu yang diharamkan nabi dalam hadist arbain nawawi. Apalagi sigeboy ini bila kita bandingkan dengan pendapat syaikhul islam zakaria alasnsary, ibnu hajar al-haitami, imam syihabur ramli, yang semua mereka itu adalah ulama ulama terbesar al-azhar kairo dizamannya, berbeda 100%persen dengan sigeboy ini, semua ulama itu membolehkan tamimah yang berdasar ayat dan asma, bahkan orang berjunub dan haid boleh membawa tamimah itu, seperti yang sudah saya tampilkan pada postingan terdahulu, karena qasadnya tamimah bukan dirasah(belajar) beda niat beda hukum.

Kita ambil kesimpulan pertama :

1.Ibnu hajar asqalani berfatwa : boleh tamimah ayat dan asma

Ahmaq geboy berfatwa : tidak boleh tamimah ayat dan asma

2. syaikhul islam zakaria al-ansary, ibnu hajar haitami, imam ramli, pembesar fiqih dizamannya berfatwa boleh mengunakan tamimah ayat dan asma.

Ahmaq geboy : tidak boleh tamimah ayat dan asma.

3.Muhaddist dan faqih boleh tamimah ayat dan asma

Ahmaq geboy, tidak boleh ayat dan asma.

Kalau kita buat ilustrasi, perdana ahmaq ini mengatakan tidak ada kapal dilautan, tapi orang diatas pohon kelapa ada melihanya. Lalu perdana ahmaq ini menuduh penipu orang yang melihat kapal karena ia tidak melihatnya. Ia menuduh sihir, syirik, bid’ah dan sesat kepada para fuqaha dan muhaddist yang membolehkannya. Orang dangkal pemahaman akan mudah kita kenal dengan mebandingkan dengan orang berilmu.

BAGIAN DUA

Sebenarnya, saya malas menghabiskan waktu untuk yang tidak saya sukai, salah satunya meladeni wahabi yang jelas banyak salah nalarnya, entah untuk orang awam agama. Tapi dalam fiqih sebuah mafsadah bila ditolak adalah besar pahalanya.dan nalar perdana ahmaq ini sangat jelas mafsadahnya, hingga perlu dijelaskan mana yang salah, agar umat bisa tahu dengan jelas, apakah setiap pendapat diblognya sudah ilmiah ataukah tidak?, tapi melihat ia penulis buku, pns, dan lain lain, pasti banyak yang menduga ia intelektual, saya setuju ia intelek, tapi saying tak seimbang, akibatnya ya jadi orang zalim, bila berlebihan jadi licik, kalau menurun jadi salah dalam berpendapat, persis kata ghazaly dalam ihya, artinya perdana ahmad sang dukun millennium, mungkin punya kecerdasan berfikir, tapi ia tidak punya undang undang berfikir yang benar, akibatnya banyak hasilnya salah dan menyesatkan orang, akibat berfikir tanpa aturan yang benar.
Nah akibat nalar yang salah, saya akui ia juga pemberani, kalau tak pemberani mana mungkin ia jadi narapidana karena resiko menfitnah bioenergi, mana mungkin ia berani makan royalty nulis buku fitnah, mana mungkin berani ngeblog disaat jam ngantor sedangkan ia tidak digaji oleh pak sby untuk mitu, mana mungkin ia melawan kang dicky yang memang bukan berbasis anak pesantren seperti dia, biasa anak smu berani sama anak tk, dianggap pemberani, saking berani dan bertauhidnya bertemu kang dicky harus 6 tahun, didampingi ahli silat jalanan lagi, kalau bertauhid ya datang aja sendiri, saya haqqul yakin sekaliber kang dicky tak akan menyerang seorang dukun kelas rendah seperti perdana ahmaq, toh kan dicky terkenal diindonesia, perdana aja yang numpang beken dengan melawan kang dicky, tul gak.
Disamping punya nalar salah dan licik serta keberanian berlebihan alias berani babi, tapi kalau sama kang dicky baru 6 tahun berani ketemu, maka ia adalah pengecut, jadi persis seperti alghazaly, napsu amarahnya tak stabil, akhirnya jadi buruk akhlaknya.
Dari sisi napsu syahwatnya, uang tidak hanya dari hasil pns, nulis buku, hasil memburu hantu juga lumayan buat nampah kekurangan didinas tempat dia bekerja. Sepertinya ia bukan seorang yang mencintai duniawi, karena semua uang itu tak terikat dengan hatinya, ia hanya mengambil untuk nafkah hariannya, selebihnya ia infaq dijalan Allah, persisi hidup nabi kita, ya wajarlah hidup perdana gitu, karena ia sangat cinta kepada sunnah nabi. Kalau sekali kali ia naik mobil hitam, itu kan urusan dunia, bukan bid’ah katanya. Ya menurut ghazaly, napsu syahwat yang berlebihan kadang melampaui batas, kadang ada anak orang muslim, suka sama anak yang non muslim, kadang ada anak orang taat, suka sama orang yang tidak taaa, kadang ada yang lebih sesuai tapi karena napsu syahwat plus niat yang benar, siapapun diembat, padahal itu Cuma pembenaran saja, tapi untuk yang satu ini ane tak mau panjang lebar, masak dengan siapa nikah kita ikut campur, asal halal maju saja.
Intinya, kalau saya lihat pendapat ghazaly dalam ihya dengan akhlak dukun perdana ahmaq, jujur saya katakan, ia jauh dari akhlak mulia.sangat jauh. Saya dengar ia juga baru taubat dari ilmu hikmah, reiki dll, tapi belagunya seolah olah dari kecil tak tersentuh dosa.

Kesimpulan pertama saya perdana ahmaq adalah orang jahil yang buruk akhlaknya. Ditunggu bukti buktinya. Saya malas sebenarnya, tapi ia yang mengusik saya lagi, dengan memancing kemarahan saya, ya udahlah kita turutkan maunya dia, mungkin ia rindu sama maneuver saya, dan ingin menghancurkan saya seperti yang lainnya, wait and see aja.

BAGIAN TIGA , FATWA PALING MENYESATKAN

Hey Ahmaq, asal ente tahu, sekarang ini gerakan dakwah wahabi (ikhwanul muslimin, salafy, hizbut tahrir) hampir menguasai pemerintahan di dunia ini, di mesir, yaman juga berbagai negara timur tengah termasuk asia, gerakan wahabi sangat massif baik melalui jalur pemilu atau peperangan (salafy jihadi), insya Allah jika sampai waktunya kalian para dukun akan dipancung/dihukum mati pada pemerintahan wahabi kelak! termasuk ulama-ulama sufi pendukung jimat /ilmu sihir akan dihukum pancung semuanya! kuburan-kuburan keramat sufi yang sangat mewah dan megah akan diratakan dengan buldoser! semoga tauhid akan tegak dengan dieksekusinya ulama-ulama su’ (jahad) termasuk ente nantinya biar ane yang eksekusi